Tag Archives: bali

Workshop KTR: Merokok tak Dilarang tapi Diatur

Workshop KTRinilahbali.com, Jembrana: Meski Provinsi Bali telah memberlakukan Peraturan Daerah No. 10 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), namun tampaknya Perda tersebut dirasa belum terimplementasikan dengan efektif. Berbagai komponen masyarakat dan lembaga pemerintah pun telah banyak yang berbuat untuk menyosialisasikan Perda ini, tak terkecuali Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali.

Masih terkait hal itu, Jumat (27/9), LPA Provinsi Bali menyelenggarakan workshop Peningkatan Peran MMDP (Majelis Madya Desa Pekraman) dan Lembaga Keagamaan dalam Pengembangan Perda KTR dengan melibatkan seluruh Bendesa Pekraman di Jembrana termasuk anggota Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) di aula Amerta Hotel Jimbarwana Kabupaten Jembrana.

Dalam workshop sehari tersebut, sekretaris LPA Bali, Titik mengungkapkan Perda Bali tentang KTR oleh Pemkab Jembrana telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2013. Perda KTR, menurut Titik, sesungguhnya tidak bermaksud untuk melarang orang merokok tetapi Perda tersebut hanya untuk mengatur masyarakat terutama para perokok dan intinya adalah untuk melindungi perokok pasif. LPA dalam hal ini ingin juga memberikan perlindungan kepada anak-anak dari dampak negatif rokok. “ Perda maupun Perbup tidak melarang orang merokok tetapi hanya mengatur perokok “ kata Titik.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Universitas Udayana tahun 2012, bahwa 50 % perokok berasal dari masyarakat yang berpenghasilan di bawah UMR (Upah Minimum Regional). Ia juga mengharapkan Perda Bali No. 10 Tahun 2011 yang saat ini baru ditindaklanjuti dengan Perbup di Jembrana perlu segera ditindaklanjuti dengan Perda Kabupaten. “Hasil survei yang kami lakukan, 75 % masyarakat Jembrana setuju KTR di Perdakan, “ ujar Titik.

Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha saat membuka workshop menyebutkan, tidak mudah untuk memberhentikan seseorang yang suka merokok. Itu semua perlu proses dan kesadaran. Meski begitu, Bupati Artha meminta para bendesa pekraman termasuk tokoh agama yang lain untuk mentaati Perda dan Perbup yang sudah diberlakukan. Artha mencontohkan larangan merokok di pura supaya disampaikan oleh bendesa.

“Sebisa mungkin pengaturan kawasan tanpa rokok juga masuk ke dalam awig-awig, “ kata Bupati Artha. Selain itu Bupati Artha menyindir perokok, “Di iklan-iklan sudah terpampang tulisan akibat buruk merokok, tetapi karena asap rokok, tulisan tersebut tidak terbaca“. Artha berharap dengan workshop yang melibatkan tokoh-tokoh agama dan adat, akibat buruk dari rokok dapat ditekan. (huj)

Pasien Sering Antre, RSUD Buleleng Siap Layanan ‘Prisma’

RSUD Bulelenginilahbali.com, Buleleng: Sebagai rumah sakit kelas B, RSUD Kabupaten Buleleng terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kwantitas pada sisi pelayanan, sarana prasarana serta SDM. Dengan motto Prisma (Peduli, Responsif, Integritas, Sentuhan, Mudah dan Aman), selalu diterapkan dalam memberikan pelayanan.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Buleleng, dr. Gede Wiartana, M.Kes saat diwawancarai Tim Kominfo Buleleng di ruang kerjanya (24/9).

Dokter yang mempunyai hobi olahraga dan membaca ini juga tidak menyangkal sampai saat ini sering terjadi antrean panjang pasien yang berobat setiap harinya, karena terdapat sekitar 400 orang lebih pasien rawat jalan yang dilayani setiap hari.

“Saya sering mengecek ke tempat-tempat pelayanan baik itu loket, poli, dan juga di apotek. Petugas sudah bekerja secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik. Mereka itu cepat dan sigap, sampai-sampai untuk berbicara dengan teman sebelahnya saja tidak sempat, apalagi untuk santai-santai,” tuturnya.

Upaya yang sudah dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan penambahan loket dan petugas. Saat ini juga sedang dikerjakan pembangunan ruang perawatan kelas III. Terkait keluhan masyarakat tentang dokter yang sering datang terlambat, Gede Wiartana mengatakan bahwa saat ini RSUD Kab. Buleleng masih kekurangan tenaga medis baik itu dokter umum maupun dokter spesialis, disamping juga ruang perawatan yang masih kurang.

RSUD Kabupaten Buleleng yang beralamat di Jl. Ngurah Rai No. 30 Singaraja, saat ini sudah dilengkapi dengan IBS (Instalasi Bedah Sentral), yang setiap harinya bisa melayani 10-15 orang pasien operasi. Didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. I Komang Gunawan Landra, Sp. Kj dan Kepala Bagian PPI Hari Sujadi, S.Kep.Ns, Gede Wiartana juga berharap kepada pasien yang berkunjung agar senantiasa bersabar serta mengikuti peraturan yang berlaku di RSUD Buleleng agar pelayanan prima yang diharapkan bersama bisa tercapai. (tim)

Kursi Singgasana Wiss World Dibuat Perajin Bangli

Singgasana Miss Worldinilahbali.com, Bangli: Ajang Miss World 2013 atau Pemilihan Ratu Sejagat yang digelar di Bali memberi arti tersendiri bagi A.A Gede Adi Semara. Betapa tidak, pengrajin asal Puri Dencarik Bangli ini mendapat kesempatan membuat kursi singgasana yang akan dipakai bagi ‘sang jawara’ dalam malam grand final Miss World 2013, yang dijadualkan berlangsung Sabtu, 28 september 2013 di Nusa Dua Bali.

Ditemui di bengkel kerjanya yang beralamat di LC Uma Bukal Bangli, Kamis (26/9), Adi Semara mengatakan, kursi singgasana yang akan diduduki pememang miss world dibuat sedemikian megah dengan memadukan tiga ornamen, yakni ornamen Bali, Jawa dan Irian.

Selain itu, pada bagian depan dihiasi dengan ukiran dua ekor angsa yang merupakan kendaraan Dewi Saraswati. Dengan harapan pemenang Miss Wold nantinya merupakan sosok yang bijaksana, cerdas dan berwawasan luas seperti Dewi Saraswati yang dalam keyakinan umat Hindu sebagai Dewi Pengetahuan.

Menurut Adi Semara, singgasana dengan tinggi satu meter, lebar sekitar setengah meter dan panjang satu meter serta berat mencapai 60 kg tersebut, ia kerjakan hanya dalam kurun waktu lima hari bersama sembilan pekerja lainnya. Ia mengaku proses pembuatan singasana tidak terlalu rumit karena pekerjaan seperti ini sudah ia lakoni belasan tahun. Untuk mempercantik tampilan, singasana ini dibaluti dengan warna putih dikombinasikan dengan warna keemasan.

Selain dipercaya membuat kursi singgasana, Adi Semara juga dipercaya membuat podium yang juga akan dipergunakan dalam grand final Miss World.

“Kita berharap pemenang Miss World nantinya adalah wanita cerdas, bijaksana dan berwawasan luas sehingga mampu mewakili sosok angsa dalam singgasana,” harapnya. (hba)

Tol ‘Bali Mandara’ Adopsi Konsep Green, Strong and Beautiful

Tol diresmikan SBYinilahbali.com, Badung: Jalan tol di Bali yang diberi nama ‘Bali Mandara’ itu akhirnya rampung sesuai rencana. Tol ini pun tercatat yang pertama dibangun di atas perairan yang mengubungkan Nusa Dua-pelabuhan Benoa dan bandara Ngurah Rai. Setelah diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (23/9), tol ini pun digratiskan kepada masyarakat selama seminggu.

Menurut Presiden Yudhoyono, jalan tol Bali Mandara ini sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia, karena pembangunannya murni dari karya anak bangsa. “Setelah 68 tahun akhirnya bangsa Indonesia bisa menghasilkan karya monumental,” ujar Yudhoyono bangga.
Presiden berharap jalan tol Bali Mandara dan perluasan bandara Ngurah Rai yang sebentar lagi akan rampung mampu memacu pertumbuhan ekonomi khususnya bagi masyarakat Bali dan daerah lainnya. Dengan pembangunan fasilitas ini sebagai pintu masuk (koridor) V MP3EI, kawasan Bali dan Nusa Tenggara dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah lainnya.

Sementara Gubernur Made Mangku Pastika berharap dengan beroperasinya jalan tol sepanjang 12,7 km iyu nantinya dapat mengurai kemacetan khususnya kawasan Denpasar-Nusa Dua yang selama ini sangat krodit, di samping juga sebagai fasilitas penunjang kegiatan kepariwisataan dan sekaligus sebagai fasilitas pendungkung dalam rangka KTT APEC yang akan berlangsung mulai awal Oktober tahun ini.
Pastika juga mengungkapkan bahwa jalan tol pertama di atas perairan di Indonesia ini merupakan jalan tol yang sangat indah, karena dari awal pembangunannya mengadopsi konsep green, strong and beautiful.

“Tol ini saya yakin akan menjadi salah satu destinasi baru di kawasan Bali selatan karena dari atas jalan bisa melihat sun set, pemandangan hutan mangrove yang sangat hijau dan pemandangan aktivitas nelayan di malam hari, sangat indah,” ujar mantan Kapolda Bali ini.

Usai peresmian, presiden beserta ibu negara Ani Yudhoyono mencoba e-Tol dan langsung berkendara di tol dengan diikuti sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Gubernur Bali dan Ny. Ayu Pastika, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dan Ny. Dayu Sudikerta serta undangan lainnya.
Setelah masa pemakaian gratis habis, selanjutnya tol Bali Mandara menetapkan tarif Rp10 ribu untuk golongan I roda empat (sedan, minibus dan sejenisnya), dan golongan IV sepeda motor Rp 4.000. (der)

Ani Yudhoyono Tinjau Kesiapan Bali Safari Jelang KTT APEC

Pastika dampingi Bu Ani inilahbali.com, Gianyar: Ny. Ayu Pastika mendampingi Ny. Ani Yudhoyono, melakukan inspeksi ke Bali Safari and Marine Park, Selasa, (24/9). Inspeksi tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan kunjungan peserta spouse program di sela-sela kegiatan APEC yang dijadualkan pada 7 – 8 Oktober 2013.

Dalam kunjungan tersebut dilakukan pengecekan terhadap kesiapan dalam menyambut kedatangan peserta dari istri-istri kepala negara yang berasal dari 31 negara yang hadir dalam KTT APEC. Pengecekan meliputi kesiapan fasilitas, atraksi budaya, atraksi binatang, dan pertunjukan Bali Agung Show.

Usai melakukan inspeksi, dilanjutkan dengan makan siang yang dihadiri oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mary Elka Pagestu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, Bupati Gianyar, Anak Agung Berata, dan Pangdam Udayana, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya.(der)